Cara Memilih Kabel Kusus speaker Yang Bagus


Tidak semua jenis kabel bisa untuk speaker, kabel merupakan salah satu yang paling berpengaruh pada suara , kabel juga lah yang menghantarkan gelombang audio dari sumber suara .

Untuk itu perlu banyak pertibangan dalam memilih kabel yang kusus digunakan untuk speaker, perlu diketahui juga bahwa ada beberapa tips memilih kabel untuk speaker.

1.  Ukuran kabel
Untuk kabel speaker hal pertama yang perlu diperhatikan adalah ukuran kabel, dimana semakin besar konduktor maka  akan semakin baik dalam menghantarkan gelombang suara ke speaker.

2. Memilih jenis kebel.
Memilih jenis kabel yang bagus untuk speaker adalah yang serabut jangan memilih kabel yang kawat/ satu konduktor karena kabel dengan satu konduktor/kawat akan lebih mudah patah dan susah untuk digulung,selain itu juga mempengaruhi kualitas suara.

Jadi pilihlah kabel dengan jenis serabut tembaga ,selain bagus untuk speaker, juga mudah saat digulung serta lebih awet dan kuat.

3.Panjang kabel
inilah point yang tidak kalah penting dimana kabel speaker yang terlalu panjang dapat mempengaruhi kualitas suara, jadi gunakanlah kabel speaker sedekat mungkin atau sependek mungkin agar suara yang dihasilkan tidak berubah/berkurang.

Artikel dibawah ini adalah artikel dari tokokabel.com ,disini dijelaskan dengan rinci kualitas kabel.

Faktor yang menentukan kualitas kabel speaker
Fungsi kabel speaker adalah untuk menyalurkan power dari amplifier ke speaker secara efisien. Semakin rendah hambatan, semakin maksimal pula suara yang dihasilkan. Ada beberapa faktor yang patut dipertimbangkan dalam memilih kabel speaker yang baik:

Bahan
Bahan terbaik untuk kabel speaker adalah tembaga (copper), karena tembaga memiliki daya hantar tinggi dan impedansi rendah. Semakin murni bahan tembaga yang digunakan, semakin maksimal juga daya hantar yang dihasilkan oleh kabel berukuran sama. Pastikan bahwa kabel yang anda pilih adalah tembaga murni berkualitas tinggi. Hindari kabel yang menggunakan bahan campuran aluminium untuk menekan harga.

Selain dari itu ada juga merek kabel audiophile yang menawarkan bahan kabel eksotis seperti silver dan gold. Harganya tentu saja fantastis, dan perbedaan suara yang dihasilkan pun sangat tipis. Hal ini masih sering menjadi perdebatan antara audiophile.

Ukuran
Setelah memastikan bahwa kabel yang kita pilih menggunakan bahan terbaik, sekarang kita harus menentukan ukaran kabel. Rata rata kabel speaker bermerek dan jenis yang sama, tersedia dalam beberapa varian ketebalan kabel. Sebabnya adalah ketebalan kabel harus dipilih berdasarkan faktor lapangan, yaitu spesifikasi amplifier, impedansi speaker, jarak penarikan kabel, dan juga budget.

Banyak faktor yang perlu diperhitungkan untuk menentukan ukuran konduktor kabel speaker yang paling efisien. Cara yang paling mudah dan aman tentu saja memilih kabel yang paling tebal (resistansi paling rendah), tapi tentu saja ini berdampak pada biaya (semakin tebal, semakin mahal).

Untuk menyederhanakan, berikut adalah panduan umum yang sering kami gunakan:



Tabel ini dibuat berdasarkan hitungan loss of power antara 3-5%. Pada umumnya losses sebesar 5% masih dianggap sangat baik. Jika budget memungkinkan, tidak ada salahnya menggunakan kabel yang lebih tebal.

Konfigurasi
Kabel speaker yang paling sederhana berbentuk twin core parallel. Konduktor positif dan negatif berjalan sejajar dari ujung ke ujung. Kekurangannya adalah kabel jenis ini lebih mudah menyebabkan dan juga menerima interferensi.

Konfigurasi kabel speaker yang ideal adalah yang berbentuk twisted pair. Harganya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan kabel parallel, namun keuntungannya adalah kabel twisted pair lebih tahan terhadap interferensi. Pada umumnya kabel speaker twisted pair akan memiliki kulit luar (jacket) untuk mempertahankan bentuk twisted, yang juga sekaligus berfungsi untuk memberikan perlindungan fisik tambahan.

Terminasi
Setelah mempertimbangkan bahan, ketebalan, dan konfigurasi kabel, sekarang tentunya anda sudah menentukan merek dan type kabel yang paling cocok. Pertanyaan terakhir adalah terminasi.

Bare End Cable
Ujung kabel dikupas, dipilin hingga ketat, lalu dijepit langsung di binding post (spring or screw). Cara ini sederhana, tidak memerlukan biaya tambahan, dan juga tidak ada penurunan kualitas.
Salah satu kekurangannya adalah sebagian dari ujung kabel yang terkelupas mungkin saja tidak terjepit habis oleh binding post, sehingga bagian tersebut menjadi lebih rawan terhadap korosi yang disebabkan oleh udara.

Banana Plug
Untuk kabel speaker home audio, terminasi yang paling sering digunakan adalah banana plug. Dengan menggunakan banana plug, proses pemasangan sangat mudah, tinggal menancapkan banana plug pada lubang yang telah tersedia. Untuk melepaskan juga sama mudahnya, sehingga cocok untuk anda yang gemar mencoba-coba kombinasi speaker & amplifer.
Selain dari itu, dengan menggunakan banana plug, konduktor tembaga dari kabel terlidung dari korosi, sehingga kabel anda juga akan lebih tahan lama.

Speakon Connector
Speakon adalah connector khusus speaker yang diciptakan oleh Neutrik. Biasanya digunakan di speaker Pro-Audio untuk keperluan panggung. Kelebihannya adalah system pemasangan yang sangat praktis dan aman. Praktis karena satu connector speakon bisa menghubungkan hingga 8 konduktor (4 speaker). Aman karena posisi plus dan minus tidak mungkin bisa terbalik, sehingga bisa dipasang dalam keadaan gelap sekalipun.

JIKA ADA LINK RUSAK ATAU MAU REQUEST BOX BISA SMS KE 081540963232 GRATIS



0 Response to "Cara Memilih Kabel Kusus speaker Yang Bagus"

Posting Komentar

Berkomentarlah jika ada yang dubutuhkan